Pulang kerja sudah larut malam, Saat itu keluarga sudah berada dialam mimpinya masing2. Setelah cuci muka dan lain sebagainya, saya segera menyalakan notebook kesayangan. Sebenernya ga ada yang perlu dikerjakan seh, cuma hati ini masih blom kerasa lega klo blom menyalakan notebook ini. Setelah nyalain Winamp dan dengerin lagunya dewi2 ato tipex bahkan kangen band.. yang biasanya saya lakukan adalah mainan Zuma.
Tahukah kalian apa itu Zuma ? itu loh, Game house yang ada kodok buduk di tengah berputar2 dan mengeluarkan bola dari mulutnya dan meledakkan bola2 yang berjalan di sekitarnya. Yeah.. Sekarang entah kenapa saya lagi seneng lagi mainan gamehouse kodok buduk itu. Padahal ada bergiga "filem" yang melambai2 untuk dinikmati.
Dimulai dari level terendah sampe level tertinggi di mode adventure. . atau dalam mode gauntlet survival. . saya bener2 betah mengendalikan kodok buduk itu menghancurkan bola2 liar disekitarnya. Seneng rasanya jika bisa membuat chain ledakan sampe 4 atau 5 kali atau lebih. Lega rasanya jika bisa memundurkan kembali bola yang sudah hampir masuk ke lubangnya. Dan betapa bangganya jika bisa bertahan selama mungkin sampe sungod. Saat ini paling tinggi sampe sun god 17.
Di tengah keasikan memainkan kodok buduk itu, Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 2 pagi. Waks.. padahal tadi kan mulai main baru jam 10 malem. Masak saya segitu betahnya bermain game jelek ini sampe 4 jam. Buru2..matikan notebook dan beranjak tidur.. Keesokan paginya, seperti biasa Hape laknat itu tidak bisa membangunkanku tepat waktu. Bangun jam 7, walaupun ada kuliah jam 7, dengan mata masih beraaat sekali. Teringat saat mid semester kemarin, Sebab saya sering terlambat ikut ujian ya gara2 mainan game kodok buduk ini, dan berulang2 terus.. Kala kebosanan melanda di dinding hati, mungkin saat itulah saya akan berhenti bermain Zuma.
Doakan saya, Semoga Besok saya tidak terlambat bangun. .
*Setel Alarm di Hape laknat pada jam setengah 7 pagi.
*mengakhiri postingan ini dan meneruskan bermain Zuma
Rabu, 28 November 2007
Rabu, 07 November 2007
Misteri sebuah slayer
Pada Suatu hari yang dingin, di suatu dusun yang sunyi. Saat itu cuaca nampak sangat tidak bersahabat. Awan gelap nampak menutupi langit, ditemani dengan hembusan angin yang kadang menusuk sampe ketulang. Hujan sepertinya akan segera turun dengan derasnya.
Saya berada di rumah sendirian, Hanya ditemani suara tokek yang kadang menyahut. Saat itu hari minggu, tapi bukan merupakan hari yang baik untuk pergi, terlebih dalam cuaca seperti itu. Rencana terbaik yang muncul di benak ku adalah mencuci pakaian yang selama seminggu ini melindungi kulitku dari sinar matahari. Tak peduli bahwa kemungkinan hujan turun dan membuat pakaian tersebut akan kering dalam waktu yang lama.
Beberapa lembar kemeja, kaus, celana panjang, celana pendek, kaus kaki, celana dalam dan slayer adalah menu yang siap untuk diaduk2 dengan air dan deterjen. Setelah beberapa menit diputar di mesin cuci, dibilas dan dimasukkan ke pengering, tibalah saatnya untuk menggantungnya ke hanger supaya benar2 kering. kemeja, kaus, celana panjang, celana pendek, kaus kaki dan celana dalam telah berpindah dari tempat pengering ke jemuran.. tapi, dalam batinku bergejolak, serasa ada yang mengganjal dalam diri ini.. SLAYER, tidak bisa kutemukan baik di jemuran maupun di tempat pengering. menghilangkah ?
Segera kuputar otakku, serasa kembali ke masa lalu, berusaha mengingat2 kejadian yang baru saja terjadi itu. Bahkan saya bener2 yakin klo slayer tersebut masih ada sewaktu dimasukkan ke tempat pengering. Berarti benda tersebut hilang sejak dari tempat pengering ke jemuran, yang hanya berjarak 2 meter saja. Kukerahkan panca indera ku menelusuri tempat2 yang sekiranya menjadi tempat tersangkutnya slayer itu.. namun nihil. sekeras apapun kucari, slayer tersebut tak bisa kutemukan. 2 minggu telah beralalu sejak kejadian itu, dan sampai sekarang belum terdengar kabar akan penemuan slayer itu dari penghuni rumah yang lain.
Dimanakah sebenernya slayer tersebut berada ? Apakah mungkin dia bisa menghilang begitu saja? Apakah mungkin ini pertanda benar2 habisnya jodohku dengan slayer tersebut, hingga hilang secara tidak wajar ? Apakah mungkin slayer merah itu pergi dan ingin mencari majikan lain ? Ataukah harus kucari slayer tersebut di hutan atau dipantai ? aku ingin kepasar, segera mencari pengganti slayer itu .
Buat slayer merah yang hilang itu, semoga engkau menemukan majikan baru yang lebih baik.
Untuk Orang yang memberi ku slayer merah itu, Mohon maaf saya tidak bisa menjaganya dengan baik sehingga bisa hilang begitu saja. Makasih untuk slayernya selama ini, sangat membantu. ..
Saya berada di rumah sendirian, Hanya ditemani suara tokek yang kadang menyahut. Saat itu hari minggu, tapi bukan merupakan hari yang baik untuk pergi, terlebih dalam cuaca seperti itu. Rencana terbaik yang muncul di benak ku adalah mencuci pakaian yang selama seminggu ini melindungi kulitku dari sinar matahari. Tak peduli bahwa kemungkinan hujan turun dan membuat pakaian tersebut akan kering dalam waktu yang lama.
Beberapa lembar kemeja, kaus, celana panjang, celana pendek, kaus kaki, celana dalam dan slayer adalah menu yang siap untuk diaduk2 dengan air dan deterjen. Setelah beberapa menit diputar di mesin cuci, dibilas dan dimasukkan ke pengering, tibalah saatnya untuk menggantungnya ke hanger supaya benar2 kering. kemeja, kaus, celana panjang, celana pendek, kaus kaki dan celana dalam telah berpindah dari tempat pengering ke jemuran.. tapi, dalam batinku bergejolak, serasa ada yang mengganjal dalam diri ini.. SLAYER, tidak bisa kutemukan baik di jemuran maupun di tempat pengering. menghilangkah ?
Segera kuputar otakku, serasa kembali ke masa lalu, berusaha mengingat2 kejadian yang baru saja terjadi itu. Bahkan saya bener2 yakin klo slayer tersebut masih ada sewaktu dimasukkan ke tempat pengering. Berarti benda tersebut hilang sejak dari tempat pengering ke jemuran, yang hanya berjarak 2 meter saja. Kukerahkan panca indera ku menelusuri tempat2 yang sekiranya menjadi tempat tersangkutnya slayer itu.. namun nihil. sekeras apapun kucari, slayer tersebut tak bisa kutemukan. 2 minggu telah beralalu sejak kejadian itu, dan sampai sekarang belum terdengar kabar akan penemuan slayer itu dari penghuni rumah yang lain.
Dimanakah sebenernya slayer tersebut berada ? Apakah mungkin dia bisa menghilang begitu saja? Apakah mungkin ini pertanda benar2 habisnya jodohku dengan slayer tersebut, hingga hilang secara tidak wajar ? Apakah mungkin slayer merah itu pergi dan ingin mencari majikan lain ? Ataukah harus kucari slayer tersebut di hutan atau dipantai ? aku ingin kepasar, segera mencari pengganti slayer itu .
Buat slayer merah yang hilang itu, semoga engkau menemukan majikan baru yang lebih baik.
Untuk Orang yang memberi ku slayer merah itu, Mohon maaf saya tidak bisa menjaganya dengan baik sehingga bisa hilang begitu saja. Makasih untuk slayernya selama ini, sangat membantu. ..
Langganan:
Postingan (Atom)